Kata Kerja Tidak Beraturan ㄹ (ㄹ 불규칙)

Kata Kerja Tidak Beraturan (불규칙 동사 - Bulgyuchik Dongsa)

Meskipun dinamakan "kata kerja tidak beraturan" namun aturan ini untuk "kata kerja aksi" dan "kata kerja statitif(kata sifat)"

Oke, kita lanjut...

Terdapat beberapa kata kerja tidak beraturan yang mengalami perubahan pada akar kata (verb stem) ketika digabungkan dengan berbagai jenis akhiran (suffix).

Dalam materi ini kita akan membahasa beberapa aturan 불규칙.

1) Kata Kerja Tidak Beraturan "ㄹ" (ㄹ 불규칙)

Deskripsi Aturan:

Huruf "ㄹ" di akhir akar kata kerja/ kata sifat akan luruh (dihilangkan) jika bertemu dengan akhiran yang dimulai dengan huruf "ㄴ" (n), "ㅂ" (b/p), atau "ㅅ" (s).

Biasanya aku hapalinya ", b,n,s"

Contoh:

멀다 (Jauh)

멀 + 는 => 머는

멀 + 습니다 => 머 + ㅂ니다 => 멉니다


Contoh Kalimat:

제 집이 여기서 아주 멉니다.(멀다)

Rumah saya sangat jauh dari sini.

존은 메리를 압니다.(알다)

John mengenal/tahu Mary.

존이 밖에서 놉니다.(놀다)

John bermain di luar.

아는 사람을 만났어요.

Tadi saya bertemu dengan orang yang kukenal

집에서 빵을 만드십니까?

Apakah kamu membuat roti di rumah.

사과를 파는 아줌마가 아주 예뻐요.

Bibi yang menjual apel sangat cantik.


Anda juga bisa mencoba aturan 불규칙 ini dengan beberapa kosakata dibawah ini:

만들다 (Membuat)

팔다 (Menjual)

살다 (Tinggal/Hidup) 

열다 (Membuka)


Tambahan:

• Poin Penting: Selain luruh sebelum ㄴ, ㅂ, ㅅ, huruf ㄹ juga luruh jika bertemu dengan suffix yang mengandung (으). Namun, alih-alih menambahkan 으, suffix tersebut langsung menempel pada akar kata yang sudah kehilangan ㄹ.

Contoh: 살다 (Tinggal) + ~(으)세요 (Akhiran sopan) => 사 + 세요

Sehingga menjadi 사세요, bukan 살으세요.

• Ada beberapa orang yang menjelaskan logika di balik peluruhan ini. Dalam fonetik(cara bicara) orang Korea, pengucapan ㄹ yang diikuti langsung oleh ㄴ, ㅂ, atau ㅅ dianggap cukup sulit dan tidak mengalir secara alami, sehingga ㄹ dihilangkan untuk memudahkan pelafalan.


0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram