Bab 1: Word Order dalam Bahasa Korea (문장 어순)


Secara umum, bahasa Korea dikenal punya pola kalimat dasar: S(ubject) + O(bject) + V(erb).

Contoh:

존이 메리를 좋아합니다.  John suka Mary.

Tapi, bahasa Korea itu fleksibel alias free word-order language, jadi elemen dalam kalimat bisa dipindah-pindahkan selama mengikuti aturan tertentu.

Tiga Aturan Penting (Restrictions):

1. Verb selalu di akhir kalimat.

존이 메리를 좋아합니다. (✓)

 메리를 존이 좋아합니다. (✓)

존이 좋아합니다 메리를. (X)

좋아합니다 존이 메리를. (X)

Jadi, apapun yang dipindah-pindah, Verb tidak boleh pindah dari posisi akhir.


2. Modifier harus tepat sebelum kata yang dimodifikasi.

존이 새 차를 샀습니다. (John membeli mobil baru.)

새 존이 차를 샀습니다. (X)

존이 차를 새 샀습니다. (X)

Modifier harus langsung di depan kata yang dia ubah.


3. Tidak boleh melewati batas sub kalimat (clause boundary).

존이 [메리가 차를 샀다고] 선생님에게 말했습니다.(✓)

(John bilang ke guru bahwa Mary sudah membeli mobil.)

존이 [메리가 샀다고] 차를 선생님에게 말했습니다. (X)

(artinya malah: John bilang mobil ke guru bahwa meri sudah membeli)

[존이 차를 샀다고] 메리가 선생님에게 말했습니다.(X)

(Artinya malah jadi: Mary bilang ke guru bahwa John sudah membeli mobil.)

Jadi, kalau ada kalimat kompleks dengan sub kalimat dalam tanda [ ], elemen di dalamnya nggak boleh keluar, kalau dipaksa pindah hasilnya salah atau malah jadi kalimat lain.


Catatan:

Verb(V) artinya kata kerja tapi kedepannya kita bisa simpulkan bisa untuk kata kerja maupun kata sifat.

Descriptive Verb(DV): Kata sifat

Action Verb (AV): Kata kerja

Modifier: Suatu kosakata yang dapat menambahkan informasi di kosakata berikutnya, dan biasa dipanggil adverb(kata keterangan) contohnya seperti : 아주, 많이 , 나쁜, 새, 행복하게, dll

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram