Bab 2: Ellipsis (생략)

Apa itu Ellipsis (생략)?

Ellipsis = penghilangan bagian kalimat yang sudah jelas dari konteks, jadi nggak perlu diucapkan lagi.

Sangat umum dipakai di percakapan santai, tapi jarang di teks tertulis.

Contoh Percakapan:

percakapan 1

A: 존이 어디에 있어요? (John ada di mana?)

B: (존은 집에) 갔어요. Sudah pergi. (= John sudah pulang ke rumah.)

Kata "존은 집에" dihilangkan karena jelas dari konteks.


Percakapan 2

A: 존, 저녁 먹었어? (John, sudah makan malam?)

B: (나는 저녁을)먹었어. Sudah makan. (= Aku sudah makan malam.)

Subjek “나는” dan objek “저녁을” dihilangkan.


Percakapan 3

A: (메리가 서울에) 갔어? Sudah Pergi? (= Mary sudah pergi ke Seoul?)

B: (메리가 서울에) 갔어. Sudah Pergi. (= Ya, Mary sudah pergi ke Seoul.)

Nama “메리가 서울에” dihilangkan.


Percakapan 4

A: (같이 콘서트에) 가자. Ayo pergi. (= Ayo ke konser bareng.)

B: (같이 콘서트에) 가. Ayo. (= Oke, ayo ke konser.)

 Bagian “같이 콘서트에” dihilangkan.


Kalau terjadi salah paham bagaimana?


Bisa ditanya balik untuk klarifikasi, ini disebut negotiation of meaning.

Percakapan 5 (contoh negosiasi):

A: 갔어? (sudah Pergi?)

B: 누구? (Siapa?)

A: 메리. (Mary.)

B: 어디에? (Ke mana?)

A: 서울에. (Ke Seoul.)

B: 그래, 갔어. (Ya, sudah pergi.)

**

Bedanya Percakapan & Teks Tertulis

Percakapan santai: banyak ellipsis, karena konteks membantu.

Teks tertulis (misalnya berita): ellipsis dihindari.

Harus jelas pakai 6하 원칙 (Six WH principle: Who, When, Where, What, How, Why).

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram