Apa itu Ellipsis (생략)?
Ellipsis = penghilangan bagian kalimat yang sudah jelas dari konteks, jadi nggak perlu diucapkan lagi.
Sangat umum dipakai di percakapan santai, tapi jarang di teks tertulis.
Contoh Percakapan:
percakapan 1
A: 존이 어디에 있어요? (John ada di mana?)
B: (존은 집에) 갔어요. Sudah pergi. (= John sudah pulang ke rumah.)
Kata "존은 집에" dihilangkan karena jelas dari konteks.
Percakapan 2
A: 존, 저녁 먹었어? (John, sudah makan malam?)
B: (나는 저녁을)먹었어. Sudah makan. (= Aku sudah makan malam.)
Subjek “나는” dan objek “저녁을” dihilangkan.
Percakapan 3
A: (메리가 서울에) 갔어? Sudah Pergi? (= Mary sudah pergi ke Seoul?)
B: (메리가 서울에) 갔어. Sudah Pergi. (= Ya, Mary sudah pergi ke Seoul.)
Nama “메리가 서울에” dihilangkan.
Percakapan 4
A: (같이 콘서트에) 가자. Ayo pergi. (= Ayo ke konser bareng.)
B: (같이 콘서트에) 가. Ayo. (= Oke, ayo ke konser.)
Bagian “같이 콘서트에” dihilangkan.
Kalau terjadi salah paham bagaimana?
Bisa ditanya balik untuk klarifikasi, ini disebut negotiation of meaning.
Percakapan 5 (contoh negosiasi):
A: 갔어? (sudah Pergi?)
B: 누구? (Siapa?)
A: 메리. (Mary.)
B: 어디에? (Ke mana?)
A: 서울에. (Ke Seoul.)
B: 그래, 갔어. (Ya, sudah pergi.)
**
Bedanya Percakapan & Teks Tertulis
Percakapan santai: banyak ellipsis, karena konteks membantu.
Teks tertulis (misalnya berita): ellipsis dihindari.
Harus jelas pakai 6하 원칙 (Six WH principle: Who, When, Where, What, How, Why).
0 komentar:
Posting Komentar