Ada dua Cara untuk Menunjukkan Rasa Hormat (존댓말의 두 가지 방식)
1) Langsung (Directly) Dari pembicara => pendengar, Dengan menambahkan akhiran honorifik pada kata kerja ~ㅂ/습니다, ~아요/어요
2) Tidak Langsung (Indirectly) Dari pembicara => dirinya sendiri (merendah) => pendengar. Dengan menggunakan kata ganti rendah diri (humble form) 저, 제, 저희
Oke, kita mulai yang pertama.
Menunjukkan rasa hormat secara langsung (Direct Respect)
Ini dilakukan dengan menaikkan status pendengar lewat bentuk akhir kata kerja sopan.
Ada dua tingkat formalitas:
Formal: ~ㅂ니다 / ~습니다 => dipakai di situasi resmi (presentasi, wawancara, berita)
Informal sopan: ~아요 / ~어요 => dipakai di percakapan sopan sehari-hari.
Contoh:
갑니다.
(Saya) pergi. (formal sopan)
가요.
(saya/aku) pergi. (informal sopan)
Keduanya menunjukkan hormat kepada lawan bicara.
Menunjukkan rasa hormat secara tidak langsung (Indirect Respect)
Dilakukan dengan merendahkan diri sendiri menggunakan bentuk humble pronouns.
Ini menurunkan status pembicara agar pendengar terasa lebih dihormati.
Subjek / Objek tunggal
나 = aku (bentuk biasa)
저 = saya (merendahkan diri sendiri/sopan)
Kepemilikan tunggal
내 = milikku (bentuk biasa)
제 = milik saya (merendahkan diri sendiri/sopan)
Subjek / Objek jamak
우리 Kami/kita (bentuk biasa)
저희 kami/kita (Merendahkan diri sendiri/sopan)
Note: Sebenarnya untuk kasus ini aku agak bingung gimana jelasinya, karna bagi orang korea, merendahkan diri sendiri itu membuat kita terlihat lebih sopan terhadap lawan bicara, dan untuk kata ganti orang juga tanpa terkecuali.
mangkanya untuk bisa sedikit lebih mendekati makna yang materi ini sampaikan aku agak kasih perbedaan dengan kata "aku" dan "saya", dan untuk 우리 sama 저희 susah bikin perbedaan ke dalam bahasa indonesia.
hehehe.. jadi itu alasanya kenapa terjemahanku sering baku
oke lanjut ke materi
First Person Pronouns (1인칭 대명사)
bentuk tunggal
Subjek (biasa) 내 / 나 = aku
내가 학교에 갔다.
Aku tadi pergi ke sekolah.
Objek (biasa) 나 = Aku/ku
존이 나를 좋아한다.
John menyukai ku.
Kepemilikan (biasa) 내 = aku/ku
내 책이 책상 위에 있다.
Buku ku ada di atas meja.
Subjek (Sopan) 제 / 저 = Saya
제가 내일 떠날 겁니다.
Saya akan berangkat besok.
Objek (Sopan) 저 = saya
존이 저를 도와주었습니다.
John telah membantu saya.
Kepemilikan (Sopan) 제 = saya
존이 제 가방을 갖다 주었습니다.
John telah membawakan tas saya.
Plural (Jamak)
Subjek (biasa) 우리 :Kami/kita
우리가 그 일을 처리하겠습니다.
Kami akan mengurus masalah itu.
Objek (biasa) 우리 = kami/ kita
존이 우리를 무시했습니다.
John mengabaikan kami.
Kepemilikan (biasa) 우리 = kami/ ku
우리 집이 아주 큽니다.
Rumah kami/ku sangat besar.
Subjek (Sopan) 저희 = kami/ kita
저희가 교실을 청소하겠습니다.
Kami akan membersihkan kelas.
Objek (humble) 저희 = Kami/kita
존이 저희를 괴롭혔습니다.
John telah menyakiti kami.
Kepemilikan (humble) 저희 = Kami/ku
저희 집에 한번 놀러 오세요.
Silakan main ke rumah kami/ku.
Note:
untuk 저희 sama 우리 ketika itu bentuk kepemilikan, mereka memiliki dua arti , yaitu kami atau ku(aku)
nah.. untik "ku" biasanya diartikan ketika kepimilikan suatu organisasi, kelompok, ataupun keluarga
contoh:
우리 회사, 우리 집, 우리 형.
untuk lebih jelasnya nanti dibawah wkwkkw
untuk sementara, kesimpulan Singkatnya adalah
untuk menghormati pendengar secara langsung Tambahkan akhiran formal pada kata kerja/kata sifat 갑니다, 가요
Menghormati pendengar secara tidak langsung, gunakan bentuk sopan untuk “saya / kami” 저, 제, 저희 Dan Bahasa sehari-hari antar teman, gunakan bentuk biasa 나, 내, 우리
Bahasa sopan kepada orang tua / atasan , gunakan bentuk sopan 저, 제, 저희
Contoh perbandingan:
나는 학생이야.
Aku seorang siswa.(kepada teman)
저는 학생입니다.
Saya seorang siswa. (kepada dosen/ orang yang lenih tua)
oke, kita kembali lagi ke bentuk jamak
Menggunakan Bentuk Jamak untuk Menunjukkan Solidaritas Kelompok
Dalam bahasa Korea, orang lebih suka menggunakan bentuk jamak seperti “우리 (kami / kita)” atau “저희 (kami/kita bentuk sopan) daripada bentuk tunggal “내 / 나 (aku)” atau “제 / 저 (saya, bentuk sopan) jika memungkinkan.
Tujuannya:
Untuk menunjukkan rasa kebersamaan, solidaritas, dan hubungan dekat dengan kelompok tempat si pembicara termasuk (misalnya keluarga, sekolah, perusahaan, negara, dll).
Jika seseorang terlalu sering memakai bentuk tunggal, bisa terdengar egois atau terlalu individualistis.
Oleh karena itu, lebih sopan dan alami memakai bentuk jamak.
Contoh Penggunaan yang Menunjukkan Solidaritas
내 나라 => 우리나라
제 나라 => 우리나라¹
Negara kami/ku
내 회사 => 우리 회사
제 회사 => 저희 회사
Perusahaan kami//ku
내 사장님 => 우리 사장님
제 사장님 => 저희 사장님
Bos kami/ku
내 학교 => 우리 학교
제 학교 => 저희 학교
Sekolah kami/ku
내 선생님 => 우리 선생님
제 선생님 => 저희 선생님
Guru kami/ku
내 가족 => 우리 가족
제 가족 => 저희 가족
Keluarga kami/ku
내 아버지 => 우리 아버지
제 아버지 => 저희 아버지
Ayah kami/ku
내 어머니 => 우리 어머니
제 어머니 => 저희 어머니
Ibu kami/ku
내 집 => 우리 집
제 집 => 저희 집
Rumah kami/ku
kalau mau diartikan "rumah kita, ayah kita" juga nggak papa, tergantung konteks pembicaraan
Catatan Penting:
¹ Untuk kata “우리나라” (negara kami/ku), tidak disarankan menggunakan bentuk rendah hati “저희 나라.”
Karena merendahkan negara sendiri demi kesopanan dianggap tidak pantas, kebanggaan terhadap negara tetap harus dijaga.
dan untuk negara korea, mereka pakeknya 우리나라 (nggak ada spasinya) tapi kalau mau menyebut negara kami negara indonesia pakai 우리 나라.
0 komentar:
Posting Komentar